Senin, 23 November 2015

SEKOLAH HIJAU

SMA NEGERI JUMAPOLO
SEKOLAH ADIWIYATA 


 ADIWIYATA

ADIWIYATA mempunyai pengertian atau makna sebagai tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita‐cita pembangunan berkelanjutan.

MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud program Adiwiyata adalah mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan

Tujuan Program Adiwiyata di Kota Surabaya adalah :
1. Menciptakan kondisi yang lebih baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah ( Guru, Murid, Orang Tua wali murid, dan Pekerja lainnya ) dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
2. Mendorong dan membantu sekolah – sekolah agar dapat turut melaksanakan upaya pemerintah dalam kelestarian lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan demi kepentingan generasi yang akan datang.
3. Warga sekolah turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan dalam pembangunan yang berkelanjutan.

PRINSIP-PRINSIP DASAR
1. Partisipatif: Komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran.
2. Berkelanjutan: Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif

KOMPONEN ADIWIYATA
Untuk mencapai tujuan program Adiwiyata, maka ditetapkan 4 (empat) komponen program yang menjadi satu kesatuan utuh dalam mencapai sekolah Adiwiyata :
1. Kebijakan Berwawasan Lingkungan
2. Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
3. Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif
4. Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan

MANFAAT MENGIKUTI PROGRAM ADIWIYATA
1. Merubah perilaku warga sekolah untuk melakukan budaya pelestarian lingkungan.
2. Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah.
3. Meningkatkan penghematan sumber dana melalui pengurangan sumber daya dan energi.
4. Meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga sekolah.
5. Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah.
6. Dapat menghindari berbagai Resiko Dampak Lingkungan di wilayah sekolah.
7. Menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik, dan benar.
8. Mendapat penghargaan sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Pekanbaru, Propinsi Riau dan Tingkat Nasional


INDIKATOR DAN KRITERIA PROGRAM ADIWIYATA
Untuk mewujudkan program Adiwiyata ditetapkan indikator dan kriteria yaitu :
1. Indikator pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Kriteria Program Adiwiyata sebagai berikut :
a. Visi dan Misi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,
b. Kebijakan Sekolah dalam mengembangkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup,
c. Kebijakan peningkatan kapasitas SDM ( tenaga pendidik dan non pendidik ) di bidang lingkungan hidup,
d. Kebijakan Sekolah dalam upaya penghematan sumber daya alam,
e. Kebijakan Sekolah yang mendukung terciptanya Lingkungan Sekolah yang Bersih dan Sehat,
f. Kebijakan sekolah untuk pengalokasian dan penggunaan dana bagi kegiatan yang terkait dengan masalah lingkungan hidup.

2. Indikator Pengembangan Kurikulum Berbasis Lingkungan.
Penyampaian materi lingkungan hidup kepada para siswa dapat dilakukan melalui kurikulum secara terintegrasi atau monolitik. Pengembangan materi, model dan metode belajar yang bervariasi, dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang arti pentingnya lingkungan hidup yang dikaitkan dengan persoalan lingkungan sehari-hari, hal ini dapat dicapai dengan melakukan :
a. Pengembangan Model pembelajaran lintas mata pelajaran,
b. Penggalian dan pengembangan materi dan persoalan lingkungan hidup yang ada di masyarakat sekitar,
c. Pengembangan metode belajar berbasis lingkungan dan budaya.
d. Pengembangan kegiatan Kurikuler untuk peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang Lingkungan Hidup.

3. Indikator Pengembangan Kegiatan Berbasis Partisipatif.
Melibatkan warga sekolah dalam bebagai aktivitas pembelajaran lingkungan hidup dan melibatkan masyarakat di sekitarnya dalam melakukan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga sekolah, masyarakat maupun Lingkungannya dengan kegiatan berbasis partisipatif :
a. Menciptakan kegiatan ekstrakurikuler / kurikuler dibidang lingkungan hidup berbasis partisipatif di sekolah,
b. Mengikuti kegiatan aksi Lingkungan Hidup yang dilakukan oleh pihak luar,
c. Membangun kegiatan kemitraan atau memprakarsai pengembangan pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah.

4. Indikator pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah, meliputi :
a. Pengembangan fungsi sarana pendukung sekolah yang ada untuk pendidikan Lingkungan Hidup,
b. Peningkatan kualitas pengelolaan Lingkungan di dalam dan di luar kawasan Sekolah.
c. Penghematan Sumber Daya Alam ( Listrik, Air, ATK ),
d. Peningkatan kualitas pelayanan makanan sehat.
e. Pengembangan sistem pengelolaan sampah.




 Ini salah satu contoh halaman SMAN JUMAPOLO


 

Jumat, 02 Januari 2015

cerita


 RINTIHAN HATI
Pagi yang indah ini kuawali dengan senyuman manis, aku harap dengan nampaknya seberkas cahaya yang menyapa dari jendela  akan membantu kehidupanku hari ini berjalan dengan baik. Aku beranjak dari tempat tidur kubereskan tempat tidurku dan kulanjutkan dengan memberi makan ayam kesayangan keluargaku, setelah itu ku beranjak untuk mandi dan bergegas pergi ke sekolah untuk menuntut ilmu ‘sebernanya ilmu tidak bersalah tapi kenapa masih dituntut ?’ itu hanyalah humor kecil yang kupirkan sembari  aku berjalan menuju ke sekolah.  Di kelas X. A inilah kuawali pendidikanku,  aku Tania sekarang aku duduk di bangku SMA. Aku sungguh kagum dengan usiaku yang menginjak dewasa dan di tempat ini pula kutemukan kehidupan baru dengan adanya temanku. Kehidupan temanku sungguh menyedihkan tapi mereka mampu bertahan meski kondisi mereka sangat miris bahkan tidak layak dikatakan sebuah kehidupan karena beradapan yang amat berbeda dengan dengan kota-kota besar dimana  mereka dapat memiliki apa yang mereka butuhkan tanpa harus bersusah payah setidaknya kehidupan mereka lebih baik dari teman-temanku kehidupan mereka dengan kondisi ekonomi yang jauh dari kata mewah. Mewah hanyalah impian bagi mereka , bagi mereka bisa makan untuk hari ini adalah hal yang sungguh luar biasa yang patut untuk disyukuri. Mereka berangkat sekolah dengan berjalan kaki tidak ada bis sekolah, tidak ada angkutan umum bagi mereka sepeda motor adalah barang mewah. Meskipun jauh dari peradaban tetapu mereka memiliki satu impian yang sama belajar dengan bersungguh-sungguh tanpa memandang status sosial yang dimiliki oleh teman-temannya. Satu mimpi yang ingin ia gapai  yaitu mengangkat derajat keluarga mereka, mereka menggunakan waktu ulang untuk belajar bahkan sembari berjalan mereka membaca buku. Padahal jalan yang mereka lalui tidak lurus layaknya yang mereka impikan tetapi jalan yang mereka tempuh naik turun dan berkelok-kelok. Mereka memiliki keyakinan meski mereka dilahirkan dari status sosial yang berbeda dan pendidikan yang berbeda pula tapi Tuhan memberi keyakinan kepada mereka bahwa satuhal yang dapat mewujudkan impian mereka bedoa dan berusaha  apapun dan bagaimanapun hasilnya, jika kita melakukan dengan sungguh-sungguh maka akan berbuah manis pula.
‘Biarkan orang berkata anda buruk, tapi yakinlah bahwa Tuhan mampu       melihat dan mengerti anda lebih dari orang lain menilai anda’

Ceritaku

Refleksi tahun baru
Untuk teman-teman apakah anda pernah merasa sepi dalam keramaian, merasa hidup tetapi tidak hidup?
Jika anda pernah mengalami hal itu apa yang anda lakukan apakah melanjutkan hidup ataukah berdiam diri sejenak untuk merefleksikan semua hal yang terjadi pada hidup anda?
Kebanyakan dari kita memilih melanjutkan kehidupan tetapi ketika kita memilih berdiam sejenak, apa yang terbesit dipikiran anda apakah sedih ataukah heran dengan hal yang telah terjadi?
Anda bertanya ketika anda bersedih mengapa harus bersedih bukankah masih banyak masalah yang harus anda selesaikan?, tetapi ketika anda heran kenapa harus heran dikehidupan ini ada baiknya anda tulis apa yang mengganjal dalam kehidupan anda mungkin hal yang anda tulis hari ini akan anda ketahui jawabannya nanti. Yakinlah bahwa anda telah memulai hal baik itu ‘dengan menuliskannya’ maka anda akan memetik hasilnya kelak’ jawaban dari tulisan anda’. Pernahkah anda merasa diri anda tidak berguna ? apa yang ada dalam pikiran anda? Apakah anda ingin menyudahi kehidupan anda? Ataukah anda ingin memperbaiki hidup anda? Ingatlah bahwa kehidupan ini hanyalah satu kali dan tak memerlukan waktu banyak untuk bahagia tetapi hanya membutuhkan satu kali waktu istimewa bersama orang yang kita cintai. Bukan hanya pasangan tetapi orang tua, teman, dan mereka yang membutuhkan kita’KLMTD’. Dan buatlah misi (revolusi) untuk menjawab pertanyaan anda. Gunakan hati nurani  anda karena didalam hati anda ada Tuhan yang bersemayam yang akan menuntun anda ketika anda merasa sapi ditengah keramaian dan merasa tidak berguna.