Jumat, 02 Januari 2015

cerita


 RINTIHAN HATI
Pagi yang indah ini kuawali dengan senyuman manis, aku harap dengan nampaknya seberkas cahaya yang menyapa dari jendela  akan membantu kehidupanku hari ini berjalan dengan baik. Aku beranjak dari tempat tidur kubereskan tempat tidurku dan kulanjutkan dengan memberi makan ayam kesayangan keluargaku, setelah itu ku beranjak untuk mandi dan bergegas pergi ke sekolah untuk menuntut ilmu ‘sebernanya ilmu tidak bersalah tapi kenapa masih dituntut ?’ itu hanyalah humor kecil yang kupirkan sembari  aku berjalan menuju ke sekolah.  Di kelas X. A inilah kuawali pendidikanku,  aku Tania sekarang aku duduk di bangku SMA. Aku sungguh kagum dengan usiaku yang menginjak dewasa dan di tempat ini pula kutemukan kehidupan baru dengan adanya temanku. Kehidupan temanku sungguh menyedihkan tapi mereka mampu bertahan meski kondisi mereka sangat miris bahkan tidak layak dikatakan sebuah kehidupan karena beradapan yang amat berbeda dengan dengan kota-kota besar dimana  mereka dapat memiliki apa yang mereka butuhkan tanpa harus bersusah payah setidaknya kehidupan mereka lebih baik dari teman-temanku kehidupan mereka dengan kondisi ekonomi yang jauh dari kata mewah. Mewah hanyalah impian bagi mereka , bagi mereka bisa makan untuk hari ini adalah hal yang sungguh luar biasa yang patut untuk disyukuri. Mereka berangkat sekolah dengan berjalan kaki tidak ada bis sekolah, tidak ada angkutan umum bagi mereka sepeda motor adalah barang mewah. Meskipun jauh dari peradaban tetapu mereka memiliki satu impian yang sama belajar dengan bersungguh-sungguh tanpa memandang status sosial yang dimiliki oleh teman-temannya. Satu mimpi yang ingin ia gapai  yaitu mengangkat derajat keluarga mereka, mereka menggunakan waktu ulang untuk belajar bahkan sembari berjalan mereka membaca buku. Padahal jalan yang mereka lalui tidak lurus layaknya yang mereka impikan tetapi jalan yang mereka tempuh naik turun dan berkelok-kelok. Mereka memiliki keyakinan meski mereka dilahirkan dari status sosial yang berbeda dan pendidikan yang berbeda pula tapi Tuhan memberi keyakinan kepada mereka bahwa satuhal yang dapat mewujudkan impian mereka bedoa dan berusaha  apapun dan bagaimanapun hasilnya, jika kita melakukan dengan sungguh-sungguh maka akan berbuah manis pula.
‘Biarkan orang berkata anda buruk, tapi yakinlah bahwa Tuhan mampu       melihat dan mengerti anda lebih dari orang lain menilai anda’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar